Justisio

Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1948 Tentang Penyesuaian Inpassing Pegawai dalam P.g.p

Dasar Hukum
Peraturan Terkait
Histori
Lampiran

Pasal 1

(1)
Penyesuaian (inpassing) jabatan baru didasarkan pada jabatan (betrekking) pada tanggal 30 April 1948, yang dipangku sebenarnya menurut ketetapan resmi.
(2)
Bagi pegawai, yang belum mendapat jabatan yang tertentu, penyesuaian jabatan baru dilakukan menurut daftar terlampir. Masa kerja.

Pasal 2

(1)
Masa kerja yang diberikan kepada seorang pegawai, ialah jumlah daripada masa kerja sebenarnya yang telah diperhitungkan menurut .G.P. 1948, ditambah dengan masa pengalaman bekerja, yang ditentukan menurut "Peraturan penghargaan pengalaman bekerja".
(2)
Jika derajat pengalaman bekerja ini belum dapat ditentukan dengan pasti, maka pengalaman itu untuk sementara waktu dihitung sepertiganya. Gaji pokok.

Pasal 3

(1)
Pangkat perhitungan gaji pokok ialah ijazah sekolah pegawai yang berkepentingan pada waktu ia mulai bekerja.
(2)
Apabila seorang pegawai masih masuk dalam golongan gaji yang sesuai dengan ijazah sekolahnya, maka gaji pokok baru adalah angka gaji dalam golongan/ruang gaji tersebut, atas dasar masa kerja yang diperolehnya menurut .
(3)
Jika jabatan baru yang dipangkunya termasuk dalam golongan/gaji yang lebih tinggi dari golongan gaji menurut ayat (2), maka gaji pokok baru adalah angka gaji dalam golongan/ruang gaji baru yang segaris (horisontaai) dengan masa kerja menurut ayat (2). Dalam hal ini dipergunakan lampiran B dari P.G.P. 1948.
(4)
Gaji pokok baru tidak boleh kurang dari gaji pokok menurut masa kerja yang sebenarnya dalam jabatan yang dipangku termaksud dalam . Ketentuan ini tidak berlaku bagi mereka, yang mempunyai gaji pokok lama yang kurang dari gaji permulaan baru dalam jabatannya.
(5)
Masa kerja yang kelebihan untuk menetapkan gaji pokok dihitung serta untuk kenaikan gaji berikutnya. Gaji tambahan peralihan

Pasal 4

Apabila gaji pokok (dan gaji tambahan) pada tanggal 30 April 1948 lebih banyak daripada gaji pokok baru, kepada pegawai yang berkepentingan diberikan "gaji tambahan peralihan" sekian banyaknya, sehingga "Gaji pokok" baru ditambah dengan "gaji tambahan peralihan" tidak kurang dari gaji lama. Perubahan gaji karena pengalaman

Pasal 5

Jika penghargaan pengalaman bekerja menurut dikemudian hari ternyata :
a.
terlampaui tinggi, maka gaji pegawai yang berkepentingan harus diatur kembali mulai bulan sesudah hal itu dinyatakan;
b.
kurang dari semestinya, maka gaji pegawai yang berkepentingan harus diatur kembali, dihitung dari tanggal 1 Mei 1948. Lain-lain.

Pasal 6

Hal-hal yang menyimpang dari atau belum diatur dalam peraturan ini, ditetapkan dengan persetujuan Kepala Kantor Urusan Pegawai Negeri.