(1)Batas rencana zonasi Kawasan Antarwilayah Laut Flores meliputi:
a.sebelah utara, yaitu garis yang menghubungkan Tanjung Laikang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 5° 6' Lintang Selatan-119° 28' Bujur Timur ke arah timur sepanjang pantai selatan Pulau Sulawesi menuju Tanjung Lassa, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 4° 52' Lintang Selatan-121° 53' Bujur Timur;
b.sebelah timur, yaitu sebagai berikut:
1.garis yang menghubungkan Tanjung Lassa, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 4° 52' Lintang Selatan-121° 53' Bujur Timur ke arah selatan menuju Tanjung Matainyi, Pulau Selayar, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 5° 46' Lintang Selatan-120° 29' Bujur Timur;
2.garis yang menghubungkan Tanjung Matainyi, Pulau Selayar, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 5° 46' Lintang Selatan-120° 29' Bujur Timur ke arah selatan sepanjang pantai barat Pulau Selayar, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan menuju Tanjung Apatana, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6° 29' Lintang Selatan-120° 29' Bujur Timur;
3.garis yang menghubungkan Tanjung Apatana, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6° 29' Lintang Selatan-120° 29' Bujur Timur ke arah barat daya ke bagian utara Pulau Tambolang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6° 34' Lintang Selatan-120° 36' Bujur Timur;
4.garis menghubungkan bagian utara Pulau Tambolang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6° 34' Lintang Selatan-120° 25' Bujur Timur ke arah selatan sepanjang pantai barat Pulau Tambolang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan menuju bagian selatan Pulau Tambolang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6° 38' Lintang Selatan-120° 25' Bujur Timur;
5.garis menghubungkan bagian selatan Pulau Tambolang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6° 38' Lintang Selatan-120° 25' Bujur Timur ke arah selatan menuju bagian utara Pulau Pulasi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan ke bagian selatan Pulau Tambolang pada koordinat 6° 39' Lintang Selatan-120° 25' Bujur Timur;
6.garis menghubungkan bagian utara Pulau Pulasi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan ke bagian selatan Pulau Tambolang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6° 43' Lintang Selatan-120° 25' Bujur Timur;
7.garis menghubungkan bagian selatan Pulau Pulasi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 6° 43' Lintang Selatan-120° 25' Bujur Timur ke arah selatan menuju Tanjung Torgao, Pulau Tanajampea, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 0' Lintang Selatan-120° 37' Bujur Timur;
8.garis yang menghubungkan Tanjung Torgao, Pulau Tanajampca, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 0' Lintang Selatan-120° 37' Bujur Timur ke arah selatan sepanjang pantai barat dan selatan Pulau Selayar, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan menuju Tanjung Paromang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 8' Lintang Selatan-120° 46' Bujur Timur;
9.garis yang menghubungkan Tanjung Paromang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 8' Lintang Selatan-120° 46' Bujur Timur ke arah selatan menuju Ujung Boneoge, Pulau Kalao, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 16' Lintang Selatan-120° 47' Bujur Timur;
10.garis yang menghubungkan Ujung Boneoge, Pulau Kalao, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 16' Lintang Selatan-120° 47' Bujur Timur ke arah selatan sepanjang pantai selatan Pulau Kalao, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan menuju Ujung Bonekadi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 19' Lintang Selatan-121° 3' Bujur Timur;
11.garis yang menghubungkan Ujung Bonekadi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 19' Lintang Selatan-121° 3' Bujur Timur ke arah timur laut menuju Ujung Duduopa, Pulau Bonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 18' Lintang Selatan-121° 4' Bujur Timur;
12.garis yang menghubungkan Ujung Duduopa, Pulau Bonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 18' Lintang Selatan-121° 4' Bujur Timur ke arah selatan sepanjang pantai selatan Pulau Bonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan menuju Ujung Lealea, Pulau Kalaotoa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 21' Lintang Selatan-121° 10' Bujur Timur;
13.garis yang menghubungkan Ujung Lealea, Pulau Kalaotoa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 21' Lintang Selatan-121° 10' Bujur Timur ke arah timur menuju Ujung Goraupa, Pulau Kalaotoa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 25' Lintang Selatan-121° 45' Bujur Timur;
14.garis yang menghubungkan Ujung Goraupa, Pulau Kalaotoa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 25' Lintang Selatan-121° 45' Bujur Timur ke arah selatan sepanjang pantai selatan Pulau Kalaotoa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan menuju Latodo, Pulau Kalaotoa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 23' Lintang Selatan-121° 49' Bujur Timur; dan
15.garis yang menghubungkan Latodo, Pulau Kalaotoa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 23' Lintang Selatan-121° 49' Bujur Timur ke arah tenggara menuju Tanjung Kopondai, Pulau Flores, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8° 3' Lintang Selatan-122° 52' Bujur Timur;
c.sebelah selatan, yaitu sebagai berikut:
1.garis yang menghubungkan Tanjung Kopondai, Pulau Flores, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8° 3' Lintang Selatan-122° 52' Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai utara Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur menuju Tanjung Toroh Watulambah, Pulau Flores, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8° 25' Lintang Selatan-119° 51' Bujur Timur;
2.garis yang menghubungkan Tanjung Toroh Watulambah, Pulau Flores, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8° 25' Lintang Selatan-119° 51' Bujur Timur ke arah barat daya menuju bagian timur Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8° 29' Lintang Selatan-119° 33' Bujur Timur;
3.garis yang menghubungkan bagian timur Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8° 29' Lintang Selatan-119° 33' Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai utara Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur menuju Tanjung Beru, Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8° 26' Lintang Selatan-119° 25' Bujur Timur;
4.garis yang menghubungkan Tanjung Beru, Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada koordinat 8° 26' Lintang Selatan-119° 25' Bujur Timur ke arah barat laut menuju Ujung Oi Unke, Pulau Banta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 24' Lintang Selatan-119° 19' Bujur Timur;
5.garis yang menghubungkan Ujung Oi Ungke, Pulau Banta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 24' Lintang Selatan-119° 19' Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai utara Pulau Banta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat menuju Tanjung Tandokrasa, Pulau Banta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 23' Lintang Selatan-119° 16' Bujur Timur;
6.garis yang menghubungkan Tanjung Tandokrasa, Pulau Banta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 23' Lintang Selatan-119° 16' Bujur Timur ke arah barat laut menuju Tanjung Naru, Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 18' Lintang Selatan-119° 0' Bujur Timur; dan
7.garis yang menghubungkan Tanjung Naru, Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 18' Lintang Selatan-119° 0' Bujur Timur ke arah barat sepanjang pantai utara Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat menuju Tanjung Sarokaya, Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 21' Lintang Selatan-117° 9' Bujur Timur;
d.sebelah barat, yaitu sebagai berikut:
1.garis yang menghubungkan Tanjung Sarokaya, Pulau Sumbawa Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada koordinat 8° 21' Lintang Selatan-117° 9' Bujur Timur ke arah utara menuju bagian selatan Pulau Kapoposangbali, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan pada koordinat 7° 30' Lintang Selatan-117° 10' Bujur Timur;