Justisio

Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1949 Tentang Perubahan dan Tambahan dalam Peraturan Gaji Pegawai Negeri Tahun 1948, Termuat dalam Peraturan Pemerintah Tahun 1948 No. 21

Dasar Hukum
Peraturan Terkait
Histori
Lampiran

Pasal 1

Peraturan gaji Pegawai Negeri 1948 diubah dan/atau tambah sebagai berikut: ayat (1) diubah seluruhnya menjadi sbb:
(1)
Dengan tidak mengurangi ketentuan dalam ayat (3), apabila gaji pokok pegawai yang beristeri (bersuami) atau mempunyai anak kandung atau anak tiri yang menjadi tanggungannya penuh, kurang dari R. 65,-- sebulan. ayat (3) menjadi ayat (4). ditambah dengan ayat (3) baru sbb:
(3)
Dalam hal termaksud pada ayat-ayat (1) dan (2), "tambahan-gaji" menurut dikurangi dengan jumlah "gaji-tambahan-peralihan". GOLONGAN II. Aturan khusus No. 31 seluruhnya dihapuskan. Ditambah aturan khusus baru No. 41 sbb: 4 Tamat S.
R.
VI dan berpengalaman dalam hal jurnalistik Sesudah No. 3 (Juru-Tik-Pembantu) ditambah dengan No. 3a baru sbb: GOLONGAN IIIA. Dalam No. 14 pengarang secara mendalam. Syarat-syarat: tamaat "Pengawas-kesehatan". Ditambah dengan aturan khusus baru No. 28 sbb: 28 | memberi penerangan secara mendalam. Syarat-syarat: tamat | S.M.P. Ditambah dengan pendidikan valk khusus sedikitnya 1 tahun. Dalam No. 18 perkataan "pengamat-malaria kelas 1 (hygiene)" diubah menjadi "pengamat-malaria (hygiene)-kepala". Sesudah No. 35 (pembantu-inspektur-polisi kelas 1) ditambah dengan No. 36 dan 37 baru sbb:
X.
KEMENTERIAN PENERANGAN. Sesudah No. 116 (pemeriksa-kepala) ditambah:
m.
Urusan Pengawasan Milik Bangsa Asing. 22 | Sekretaris-kabupaten kelas 1.. | b | 157.50 400. 23 | Wedana | c | 180. | 480. | 14 24 | sekretaris karesidenan. | c | 180. | 480._| 24a | walikota. | c | 180.- | 480. | 73 Dibelakang No. 42 (kontrolir) angka "R. 187.50" diubah menjadi "R. 157.50". Dalam nomor 123 perkataan "Penera-ulang-kepala" diubah menjadi "Pengulang-tera-kepala". No. 128 (Ajun-ahli-praktek) dan No. 123 (Ajun-ahli-praktek) seluruhnya dihapuskan. Dibelakang No. 129 (Ahli-prkatek) dan no. 133 (Ahli-praktek), dalam ruang "Nomer aturan (khusus" dibubuhi angka masing-masing" 2" dan" 49". Sesudah No. 136 (Kontrolir-kepala) ditambah:
n.
Urusan Pengawasan milik Bangsa Asing. 136a | Kontrolir. | b 157.50 400. 45 136b | Kontolir-kepala | c | 180. | 480. | dalam No. 137 perkataan "Ahli-pemeriksa" diubah menjadi "Ajun-inspektur". Dalam no. 139 perkataan "Ahli-pemeriksa-kepala" diubah menjadi "Ajun-inspektur kelas1". Sesudah no. 168 (penghulu) dan No. 169 (Penilik-pendidikan-agama-karasidenan ditambah dengan No. 168a dan 169a baru sbb: 168a | Guru sekolah Guru-agama sekolah | | | | | Hakim-Islam .b 157.50 400. | 23 169a | Guru kelas 1 Sekolah Guru Agama/ | | | | | Sekolah Hakim-islam. | c | 180. | 480._| Nomor 172 (Kepala Kantor Penerangan Karesidenan) seluruhnya dihapuskan dan diganti sbb: 172 | pengarang-kepala . b 157.50 400. | 74 172a | Komentator-kepala. b 157.50 400. | 74 172b | kepala kantor penerangan-karesi-denan. | c | 180. | 400. | 75 GOLONGAN VI. Dalam dengan aturan khusus No. 10 perkataan "atau Wedanan" dihapuskan. Dalam aturan khusus No. 51 perkataan "tamat S.M.A." diubah menjadi "tamat S.T.M. atau S. M.A." Dalam aturan khusus No. 52 perkataan "Penera-ulang-kepala" diubah menjadi "pengulang-tera-kepala". Ditambah dengan aturan-aturan khusus baru no. 96 sampai 99 sbb: 96 | Dapat diangkat dari pengamat-kepala (golongan IIIc) atau pegawai golongan IV yang cakap dan berpenganlaman. 97 | Tamat S.M.A. dan mempunyai pengalaman dalam hal | "publicteit"sekurang-kurangnya 2 tahun. 98 | Jikalau cakap dan memenuhi syarat-syarat, menurut lowongan | dapat diangkat menjadi "pengarang-kepala" atau " | Komentataor-kepala" (golongan V/ b). | dan cakap untuk jabatan wedana menurut lowongan dapat | diangkat menjadi asisten-Wedana kelas 1. (golongan V/b). Angka 10 dalam ruang nomer aturan khusus dibelakang No. 17 asisten-Wedana diubah menjadi angka 99. No. 68 pengamat-kepala malaria (hygiene) dihapuskan. No. 97 dan 98, perkataan-perkataan "Penera-ulang" dan "penera ulang kelas 1" diubah menjadi masing-masing "pengulang-tera" dan "Pengulang-tera kelas 1". Sesudah No. 116 (Pemeriksa-kepala) ditambah;
n.
Urusan Pengawasan Milik Bangsa Asing. 61 Kepala Kantor karesidenan yang besar atau berat atau | diperbantukan kepada Inspektur, Kepala Kantor Propinsi. |Jika cakap dan memenuhi syarat-syarat, menurut lowongan, | dapat diangkat menjadi Inspektur (golongan Vlb). Ditambah dengan aturan-aturan khusus baru No. 73 sampai 75 sbb.: 73 | Untuk kota-kota yang ditentukan dalam Peraturan Menteri | Dalam Negeri. 74 | Tamat S.M.A. dan berpengalaman dalam hal "publiciteit" | sekurang-kurangnya 5 tahun. 75 |Jika cakap dan memenuhi syarat-syarat, menurut lowongan, | dapat diangkat menjadi Kepala Kantor Penerangan Propinsi | (golongan VIb). Nomer-nomer 20 (Wedana), 21 (Sekretaris-kabupaten kelas 1), 22 (Walikota) 23 (Patih) dan 24 (Sekretaris-karesidenan) seluruhnya dihapuskan dan diganti dengan nomer-nomer 20 sampai 24a baru sbb.: Dibelakang No. 42 (Kontrolir) angka "R.187.50" diubah menjadi "R. 157.50)". Dalam nomer 123 perkataan "Penera-ulang-kepala" diubah menjadi "Pengulang-tera-kepala". No. 128 (Ajun-ahli-praktek) dan No. 133 (Ajun-ahli-praktek) seluruhnya dihapuskan. Dibelakang No. 129 (Ahli-praktek), dalam ruang "Nomor aturan khusus" dibubuhi angka masing-masing "2" dan "49". Sesudah No. 136 (Kontrolir-kepala) ditambah:
n.
Urusan Pengawasan Milik Bangsa Asing. Dalam No. 137 perkatan 'Ali-pemeriksa" diubah menjadi "Ajun-inspektur". Dalam No. 139 perkataan "Ahli-pemeriksa-kepala" diubah menjadi "Ajun-inpektur kelas1". Sesudah No. 168 (penghulu) dan No.169 (Penilik-pendidikan-agama-karesidenan) ditambah dengan no. 168a dan 169a baru sbb.: 168a | Guru Sekolah Guru-agama Sekolah | | b | 157.50 | 400.__ | 23 | Hakim-Islam 169a | Guru kelas 1 Sekolah Guru Agama/ | | c | 180.__ | 480. | Sekolah Hakim-Islam Nomor 172 (Kepala Kantor Penerangan Karesidenan) sseluruhnya dihapuskan dan diganti sbb.: 172 | Pengarang-kepala. . . . . . | b | 157.50 | 400. | 74 172a | Komentator-kepala. . . . . . | b | 157.50 | 400. | 74 172b | Kepala Kantor Penerangan- | | | | | karesidena |c| 180. | 480. | 75 GOLONGAN VI. Ditambah dengan aturan-aturan khusus baru No. 63 sampai 67sbb.: 63 | Jika cakap dan memenuhi syarat-syarat, menurut lowongan | dapat diangkat menjadi Bupati (golongan VI c/d). 64 | Untuk kota-kota yang ditentukan dalam Peraturan Menteri | Dalam Negeri. 65 | Untuk kabupaten-kabupaten yang ditentukan dalam peraturan | Menteri Dalam negeri. 66 | Kepala daerah (Propinsi) otonom. 67 | Tamat sekolah Tinggi dan mempunyai pengetahuan agama yang | luas, terutama tentang hukum-hukum agama. No. 256 dihapus dan diganti dengan No. 256 baru sbb:

Akses Terbatas

Anda melihat 1 dari 11 pasal. Masuk untuk akses penuh.