Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1951 Tentang Mengubah Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1950
Dasar Hukum
Peraturan Terkait
Histori
Lampiran
Pasal 1
Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat No. 16 tahun 1950 (L.N. No. 46), diadakan perubahan sebagai berikut:
1.
, ayat 1, sub a diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
a.
anak yang sah, anak yang disahkan, anak yang lahir luar nikah dan diakui menurut hukum, anak tiri, anak yang diangkat menurut hukum +) dan anak-angkat lainnya ++), yang berumur kurang dari 21 tahun".
2.
Di bawah keterangan pada yang ditandai "+)" dimuat keterangan baru sebagai berikut : +) Yang dimaksud dengan anak-angkat ialah anak-yatim-piatu yang atas keterangan yang diberikan di bawah sumpah/janji dari pegawai yang bersangkutan, telah diangkat dan diperlakukan dalam segala-galanya sebagai anak pegawai itu sendiri".
3.
diubah menjadi sebagai berikut :
1.
Dalam hal suami-isteri menjadi pegawai Negeri, tunjangan-kemahalan daerah bagi yang kawin, dan/atau tunjangan-anak, hanya diberikan kepada pegawai yang bergaji (yaitu gaji-pokok ditambah gaji-tambahan peralihan) yang paling besar antara suami-isteri itu; jika gajinya sama besarnya, tunjangan tersebut dibayarkan kepada suami. Pegawai suami-isteri yang tidak termasuk dalam ayat ini diberi tunjangan-kemahalan-daerah yang sama dengan pegawai yang tidak kawin.
2.
Jika di antara suami-isteri yang satu menjadi pegawai
Negeri, dan yang lain mempunyai pendapatan pula atas usahanya sendiri akan tetapi bukan sebagai pegawai Negeri, maka yang tersebut pertama berhak atas :
a.
tunjangan-kemahalan-daerah buat yang kawin, jika gajinya lebih besar dari pada pendapatan isterinya/suaminya,
b.
tunjangan-kemahalan-daerah buat yang tidak kawin jika gajinya kurang dari pada pendapatan isterinya/suaminya. Dalam hal tersebut pada awal ayat ini, tunjangan anak menurut peraturan ini senantiasa diberikan kepada suami ataupun isteri yang menjadi pegawai Negeri.
3.
Pegawai Negeri yang janda atau yang telah bercerai tetapi mempunyai anak termaksud pada ayat 1 berhak mendapat tunjangan-kemahalan-daerah yang dalam lampiran C ditentukan bagi yang kawin. Dalam hal ini, jumlah tunjangan-anak, yang dapat diberikan menurut peraturan ini, dikurangi dengan jumlah tunjangan-anak untuk satu anak."
4.
diubah sehingga berbunyi sebagai berikut "Pegawai yang dengan berlakunya peraturan ini, mendapat gaji-pokok yang kurang jumlahnya dari gaji-pokok ditambah gaji-tambahan-peralihan yang diterimanya terakhir menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Serikat No. 2 tahun 1950 (L.N. No. 11), diberi gaji tambahan-peralihan (baru) sejumlah perbedaan antara gaji-pokok ditambah gaji- tambahan-peralihan (lama) yang terakhir dan gaji-pokok menurut peraturan ini".
5.
Dalam lampiran C. Kata "separoh" dalam kalimat "Untuk yang tidak kawin : separoh dari tunjangan-kemahalan-daerah yang ditetapkan bagi yang kawin" diubah menjadi : "tiga perempat".
# Pasal II.
Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada hari diundangkan dan berlaku surut sampai tanggal 1 Januari 1951, kecuali ketentuan-ketentuan dalam sub 3, yang berlaku surut sampai tanggal 1 Juni 1950.
Agar supaya setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.