Justisio

Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 1999 Tentang Kerjasama Penyelenggaraan Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan

Dasar Hukum
Peraturan Terkait
Histori
Lampiran

Pasal 1

Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan :
1.
Kerja sama adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Menteri dengan instansi terkait, badan-badan kemasyarakatan atau perorangan dalam rangka pembinaan dan atau pembimbingan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan, yang kegiatannya seiring dengan penyelenggaraan sistem pemasyarakatan.
2.
Pembinaan adalah kegiatan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku, profesional, kesehatan jasmani dan rohani Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan.
3.
Pembimbingan adalah pemberian tuntunan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku, profesional, kesehatan jasmani dan rohani Klien Pemasyarakatan.
4.
Mitra kerja sama adalah instansi Pemerintah lain yang terkait, badan-badan kemasyarakatan, dan atau perorangan yang mengadakan kerja sama dengan LAPAS atau BAPAS dalam rangka kegiatan pembinaan atau pembimbingan terhadap warga Binaan Pemasyarakatan.
5.
Upah adalah imbalan jasa yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan yang bekerja menghasilkan barang atau jasa.
6.
Menteri adalah Menteri yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya meliputi bidang pemasyarakatan.

Pasal 2

(1)
Menteri dapat menyelenggarakan kerja sama pembinaan dengan :
a.
instansi pemerintah terkait;
b.
badan-badan kemasyarakatan; dan
c.
perorangan.
(2)
Kerja sama dengan instansi pemerintah atau pihak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diselenggarakan dalam rangka pengembangan, peningkatan dan atau perluasan pembinaan.
(3)
Hubungan kerja sama sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf a bersifat fungsional.
(4)
Hubungan kerja sama sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf b dan c bersifat kemitraan.

Pasal 3

(1)
Hubungan kerja sama pembinaan dilaksanakan berdasarkan program pembinaan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan.
(2)
Program pembinaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi:
a.
ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b.
kesadaran berbangsa dan bernegara;
c.
intelektual;
d.
sikap dan perilaku;
e.
kesehatan jasmani dan rohani;
f.
kesadaran hukum;
g.
reintegrasi sehat dengan masyarakat;
h.
keterampilan kerja; dan
i.
latihan kerja dan produksi.

Pasal 4

(1)
Pelaksanaan program kerja sama pembinaan dibedabadakan atas :
a.
program pembinaan Narapidana;
b.
program pembinaan Anak Didik Pemasarakatan.
(2)
Tata cara pelaksanaan program kerja sama pembinaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.

Pasal 5

(1)
Menteri dapat menyelenggarakan kerja sama pembimbingan dengan :
a.
instansi pemerintah terkait;
b.
badan-badan kemasyarakatan; dan
c.
perorangan.
(2)
Kerjasama dengan instansi Pemerintah atau pihak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diselenggarakan dalam rangka pengembangan, peningkatan dan atau perluasan pembimbingan.
(3)
Hubungan kerja sama sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a bersifat fungsional.
(4)
Hubungan kerja sama sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf b dan c bersifat kemitraan.

Pasal 6

(1)
Hubungan kerja sama pembimbingan dilaksanakan berdasarkan program pembimbingan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kualitas Klien Pemasyarakatan.
(2)
Program pembimbingan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi :
a.
ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b.
kesadaran berbangsa dan bernegara;
c.
intelektual;
d.
sikap dan perilaku;
e.
kesehatan jasmani dan rohani;
f.
kesadaran hukum;
g.
reintegrasi sehat dengan masyarakat;
h.
keterampilan kerja; dan
i.
latihan kerja dan produksi.

Pasal 7

(1)
Pelaksanaan program kerja sama pembimbingan dibedakan atas :
a.
program pembimbingan klien dewasa; dan
b.
program pembimbingan klien anak.
(2)
Tata cara pelaksanaan program kerjasama pembimbingan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.

Pasal 8

(1)
Jangka waktu pelaksanaan kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan terdiri atas :
a.
kerja sama jangka panjang, apabila pelaksanaannya 5 (lima) tahun atau lebih;
b.
kerja sama jangka menengah, apabila pelaksanaannya 2 (dua) tahun sampai 5 (lima) tahun; dan
c.
kerja sama jangka pendek, apabila pelaksanaannya tidak lebih dari 2 (dua) tahun.
(2)
Mitra kerja sama dapat mengajukan permintaan kepada Menteri agar kerja sama yang telah habis jangka waktunya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat diperpanjang.

Pasal 9

(1)
Kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan dimaksud dalam ayat (1) huruf a dan ayat (1) huruf a, dapat dilaksanakan dengan instansi pemerintah yang lingkup tugasnya meliputi :
a.
bidang keagamaan;
b.
bidang pertanian;
c.
bidang pendidikan dan kebudayaan;
d.
bidang kesehatan;
e.
bidang sosial;
f.
bidang tenaga kerja;
g.
bidang perindustrian dan perdagangan; dan
h.
Pemerintah Daerah
(2)
Instansi pemerintah selain yang dimaksud dalam ayat (1) dapat pula mengadakan kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan.

Pasal 10

(1)
Badan-badan masyarakat yang dapat mengadakan kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf b dan ayat (1) huruf b meliputi :
a.
yayasan;
b.
koperasi; dan
c.
lembaga swadaya masyarakat.
(2)
Badan-badan kemasyarakatan selain yang dimaksud dalam ayat (1) dapat pula mengadakan kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan.

Pasal 11

(1)
Perorangan yang dapat mengadakan kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf c dan ayat (1) huruf c adalah dokter, psikolog, pendidik, pemuka agama, pengusaha, dan tenaga lain yang memiliki keahlian tertentu yang dibutuhkan.
(2)
Perorangan selain yang dimaksud dalam ayat (1) dapat pula mengadakan kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan.

Pasal 12

Menteri dapat juga menyelenggarakan kerja sama dengan organisasi internasional dalam rangka pembinaan dan atau pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan yang kegiatannya seiring dengan penyelenggaraan sistem pemasyarakatan.

Pasal 13

(1)
Dalam hal kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a, kesepakatan kerja sama dibuat bersama oleh mitra kerja sama dengan Menteri atau pejabat yang ditunjuk.
(2)
Dalam hal kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf b, kesepakatan kerja sama dibuat bersama oleh mitra kerja sama dengan Kantor Wilayah Departemen Kehakiman.
(3)
Dalam hal kerja sama pembinaan dan atau pembimbingan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf c, kesepakatan kerja sama dibuat bersama oleh mitra kerja sama dengan LAPAS dan atau BAPAS.

Pasal 14

Kesepakatan kerja sama sebagaimana dimaksud dalam diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.

Pasal 15

Menteri dan mitra kerja sama menyediakan sumber daya yang diperlukan bagi penyelenggaraan program pembinaan dan atau pembimbingan.

Pasal 16

Dalam hal kerja sama sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) menghasilkan barang atau jasa, Warga Binaan Pemasyarakatan berhak memperoleh upah yang besarnya sesuai dengan sistem pengupahan yang berlaku dalam masyarakat.

Pasal 17

1A. Upah sebagaimana dimaksud dalam diberikan oleh mitra kerja sama kepada Warga Binaan Pemasyarakatan melalui Kepala LAPAS dan atau Kepala BAPAS. 2B. Tata cara penyampaian dan penyimpanan upah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.

Pasal 18

1C. Kepala LAPAS dan Kepala BAPAS yang melaksanakan kerja sama wajib menyampaikan laporan berkala secara tertulis mengenai pelaksanaan kerja sama kepada Menteri. 2D. Kewajiban menyampaikan laporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berlaku pula bagi mitra kerja sama sebagaimana dimaksud dalam sampai dengan . 3E. Tata cara penyampaian laporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.

Pasal 19

Menteri, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman, Kepala LAPAS, atau Kepala BAPAS sesuai dengan tingkat kerja sama dapat menghentikan kerja sama apabila pelaksanaannya tidak seiring dengan penyelenggaraan sistem pemasyarakatan.

Akses Terbatas

Anda melihat 19 dari 18 pasal. Masuk untuk akses penuh.