Justisio

Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 1979 Tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat Ii Ambon

Dasar Hukum
Peraturan Terkait
Histori
Lampiran

Pasal 1

Yang dimaksud dengan Kotamadya Daerah Tingkat II Ambon dan Kabupaten Daerah Tingkat II Maluku Tengah dalam Peraturan Pemerintah ini adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 60 Tahun 1958.

Pasal 2

(1)
Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Ambon diperluas dengan memasukkan sebagian dari Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Maluku Tengah yang merupakan sebagian dari Wilayah Kecamatan Pulau Ambon yang meliputi :
1.
Negeri Urimessing dengan kanipung bawahannya Kusu-kusu, Sere, Mahia, Seri dan petuannanya.
2.
Negeri Amahusui dan petuannanya.
3.
Negeri Eri-Nusaniwe dan petuannanya.
4.
Negeri Sailale dan petuannanya.
5.
Negeri Latuhalat dan petuannanya.
6.
Negeri Soya dan petuannanya.
7.
Negeri Ema dan petuannanya.
8.
Negeri Hukurila dan petuannanya.
9.
Negeri Naku dan petuannanya.
10.
Negeri Kilang dan petuannanya.
11.
Negeri Hatalai dan petuannanya.
12.
Negeri Batumerah dan petuannanya.
13.
Negeri GELala dan petuannanya.
14.
Negeri Hative Kecil dan petuannanya.
15.
Negeri Passo dengan kampung bawahannya Negeri Lama, Nania dan petuannanya.
16.
Negeri Halong dengan kampung bawahannya Lata, Latert, Waeheru dan petuannanya.
17.
Negeri Lehari dan petuannanya.
18.
Negeri Rutong dan petuannya.
19.
Negeri Hutumuri dan petuannya.
20.
Negeri Rumah Tiga dengan kampung bawahannya Poka, Waiame dan petuannya.
21.
Negeri Hative Besar dengan kampung bawahannya Riang, Lata, Soakodo, Lelua, Batu Lubang, Masising, Batu Kubur, Sahuru, dan petuannya.
22.
Negeri Tawiri dan petuannya.
23.
Negeri laha dan petuannya.
(2)
Kecamatan Pulau Ambon dihapuskan dan :
a.
Sebagian wilayah bekas Kecamatan Pulau Ambon yang terdiri dari :
1.
Negeri Tulehu dan petuannya.
2.
Negeri Suli dan petuannya.
3.
Negeri Tial dan petuannya.
4.
Negeri Tengah-tengah dan petuannya.
5.
Negeri Waai dan petuannya.
6.
Negeri Liang dan petuannya. menjadi Kecamatan Salahutu berkedudukan di Tulehu.
b.
Sebagian wilayah bekas Kecamatan Pulau Ambon yang terdiri dari :
1.
Negeri Mamala dan petuannya.
2.
Negeri Morela dan petuannya.
3.
Negeri Wakai dan petuannya.
4.
Negeri Hila dan petuannya.
5.
Negeri Kaitetu dan petuannya.
6.
Negeri Said dan petuannya.
7.
Negeri Negeri Lima dan petuannya.
8.
Negeri Ureng dan petuannya.
9.
Negeri Asilulu dan petuannya.
10.
Negeri Larike dan petuannya.
11.
Negeri Hitumessing dan petuannya.
12.
Negeri Hitulama dan petuannya.
13.
Negeri Wakashu dan petuannya.
14.
Negeri Allang dan petuannya.
15.
Negeri Hatu dan petuannya.
16.
Negeri Liliboot dan petuannya. menjadi Kecamatan Leihitu berkedudukan di Hila.

Pasal 3

Untuk terwujudnya tertib Pemerintahan serta pembinaan wilayah, maka wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Ambon dibagi dalam 3 (tiga) Kecamatan, yaitu :
a.
Kecamatan Nusaniwe. Pusat Penierintahan Kecamatan terletak di Benteng dan meliputi lingkungan (wilayah Kotamadya Ambon lama) dan Negeri-negeri :
1.
Lingkungan Sailale.
2.
Lingkungan Urimessing.
3.
Lingkungan Benteng.
4.
Lingkungan Nusaniwe.
5.
Negeri Urimessing dengan kampung bawahannya Kusu-Kusa Sere, Mahia, Seri dan petuannya.
6.
Negeri Amahusu dan petuannya.
7.
Negeri Eri-Nusaniwe dan petuannya.
8.
Negeri Sailale dan petuannya.
9.
NegeriLatubolatdan petuannya.
b.
Kecamatan Sirimau. Pusat Pemerintahan Kecamatan terletak di Karang Panjang dan meliputi lingkungan (wilayah Kotamadya Ambon lama) dan Negeri-negeri:
1.
Lingkungan Honipopu.
2.
Lingkungan Ahusein.
3.
Lingkuntan Uritetu.
4.
Lingkungan Amantelu.
5.
Negeri Soya dan petuannya.
6.
Negeri Ema dan petuannya.
7.
Negeri Hukurila dan petuannya.
8.
Negeri Naku dan petuannya.
9.
Negeri Kilang dan petuannya.
10.
Negeri Hatalai dan petuannya.
11.
Negeri Batumerah dan petuannya.
12.
Negeri Galala dan petuannya.
13.
Negeri Hative Kecil dan petuannya.
c.
Kecamatan Teluk Ambon Baguala. Pusat Pemerintahan Kecamatan terletak di Passo dan meliputi Negeri-Negeri:
1.
Negeri Passo dengan kampung bawahannya Negeri Lama, Nania dan petuannya.
2.
Negeri Halong dengan kampung bawahannya Lata, Lateri, Waeher dan petuannya.
3.
Negeri Lehari dan petuannya.
4.
Negeri Rutong dan petuannya.
5.
Negeri Hutumuri dan petuannnya.
6.
Negeri Rumah Tiga dengan kampung bawahannya Poka, Waiame dan petuannya.
7.
Negeri Hative Besar dengan kampung bawahannya Riang, Lata, Soakodo, Letua, Batu Lubang, Masising, Batu Kubur, Sahuru dan petuannya.
8.
Negeri Tawiri dan petuannya.
9.
Negeri Laha dan petuannya.

Pasal 4

(1)
Semua Peraturan Daerah dan Keputusan-keputusan Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Maluku Tengah yang berlaku bagi Negeri-negeri yang sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah ini termasuk dalam Kabupaten Daerah Tingkat II Maluku Tengah tersebut sesudah berlakunya Peraturan Pemerintah ini tetap berlaku bagi Negeri-negeri termaksud, denan dapat diubah atau dicabut oleh Pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Ambon.
(2)
Masalah-masalah yang menyangkut bidang kepegawaian, keuangan, peralatan dan lain-lainnya, yang timbul sebagai akibat perubahan batas wilayah-wilayah dimaksud dalam diselesaikan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Maluku atas nama Menteri Dalam Negeri.

Pasal 5

Dengan berlakunya Peraturan Pemerintah ini, semua peraturan yang mengatur batas-batas wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Ambon, dinyatakan tidak berlaku lagi.

Pasal 6

Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Pemerintah ini, diatur lebih lanjut oleh Menteri Dalam Negeri.

Pasal 7

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar supaya setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. Diundangkan di Jakarta pada tanggal 12 Juni 1979 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ttd SOEHARTO