Justisio

Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1949 Tentang Pengeluaran Meterai Tempel dan Meterai Upah dengan Bentuk Baru

Dasar Hukum
Peraturan Terkait
Histori
Lampiran

Pasal 1

(1)
Meterai tempel ini berbentuk segi empat, panjangnya kurang lebih 31 mm. Dan lebarnya kurang lebih 22 mm.
(2)
Warnanya coklat muda untuk meterai dari harga Rp. 0,10 sampai dengan Rp. 0,50 dan hijau untuk meterai dari harga lebih tinggi.
(3)
Diujung atas tertulis perkataan "Republik Indonesia", Dibawahnya itu gambar sebuah stupa mengandung sahaja praba; dibawahnya berturut-turut terdapat perkataan "meterai Tempel" dengan huruf putih, sebuah ruangan berbaris yang memuat harganya dengan angka, sedangkan dibagian terbawah harga itu dinyatakan sekali lagi dengan huruf; angka dan harga dengan huruf terdapat ruangan berdasar arsiran saling menyuling dari garis bergerak dengan huruf "R.I.", yang disediakan untuk menulis tanggal dan tahun pemakaiannya.
(4)
Harga-harga meterai ditulis dengan tinta hitam.

Pasal 2

(1)
Meterai upah ini berbentuk segi empat, panjangnya kurang lebih 29mm., dan lebarnya kurang lebih 46 mm.
(2)
Warnanya coklat muda untuk meterai dari harga Rp. 0,05 sampai dengan Rp. 75,- hijau untuk meterai dari harga lebih tinggi.
(3)
Meterai itu dibagi dua oleh sebuah garis berwarna putih.
(4)
Bagian dan bagian kanan terdapat perkataan "Meterai Upah" dan gambar dua orang memegang jalan dipenugungan, dibawahnya tertulis perkataan "Pengawasan" dengan huruf putih dan dibawah itu berada segi empat berdasar garis bergerak dengan huruf "R.I." yang memuat harganya dengan angka, sedangkan harga itu dinyatakan sekali lagi dengan huruf dibagian terbawah atas dasar perhiasan tepi terujud daun; Diantara harga dengan angka dan harga dengan huruf terdapat ruangan berdasar arsiran kirinya dibubuhi perhiasan tepi terujud daun; ruangan itu disediakan untuk menulis tanggal dan tahun pemakaiannya, sedang dibagian bawah dari ruangan itu tertera perkataan "Republik Indonesia". Bagian kiri terbentuk seperti bagiiankan, hanya dibagian atas perkataan perkataan "Meterai Upah" dan "Pengawasan" diganti masing-masing dengan perkataan "Republik Indonesia" dan "Meterai Upah", sedangkan gambar dua orang yang menggalang jalan di pegunungan diganti dengan gambar seorang petani sedang mencangkul diladang. Lagi pula dibagian bawah dari ruangan yang disediakan untuk tanggal dan tahun pemakaiannya tidak tertera perkataan "Republik Indonesia" melainkan lima garis membujur.
(5)
Untuk semua Meterai harganya dicetak dengan tinta hitam.

Pasal 3

Meterai tempel sebagian yang ditetapkan didalam Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 1947 dan Peraturan Pemerintah No. 12 tahun 1948, tetap berlaku.

Pasal 4

Peraturan ini berlaku terhitung mulai pada tanggal 1 Juli 1949. Ditetapkan di Yogyakarta. Pada tanggal 22 September 1949. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ttd. SOEKARNO Diumumkan pada tanggal 22 September 1949 Sekretaris Negara, ttd. A.G. PRINGGODIGDO. Menteri Keuangan ttd. LOEKMAN HALIM.