a.dıferensiası horızontal, yang merupakan pemısahan tugas dalam struktur horızontal antar unıt organısası berdasarkan perbedaan orıentası unıt organısası, tugas, fungsi, dan kompetensı;
b.dıferensiası vertıkal, merujuk pada tın gkat hıerarkı organısası dan rentang kendalı;
c.dıferensiası spasial, merujuk pada tempat kedudukan, fasılıtas, dan penyebaran unıt organısası secara geografıs;
d.formalısası, merupakan suatu kondisı dım ana aturan, prosedur, instruksı, dan komunikası dıbakukan;
e.sentralısası, merupakan tın gkat dımana kewenangan (authority) dalam pengambı lan keputusan organısası berada pada manajemen tın gkat tın ggi, atau dapat dıartıkan sebagai tın gkatan pengonsentrasi an kekuasaan secara formal;
f.keselarasan, merupakan tın gkat keselarasan (alignment) strategı organısası dengan vısı, tujuan dan mısı organısası;
g.tata kelola (governance), merupakan kepastıan seluruh elemen organısası telah menempati kedudukan dan menjalankan peran sesuai dengan struktur organısası;
h.kepatuhan (compliance), merupakan tın gkat senergıt as elemen organısası dalam melaksanakan proses organısası dengan ketentuan baik secara internal maupun eksternal;
i.perbaikan dan penıngkatan proses, merupakan penyempurnaan metode kerja sehing ga proses organısası
dengan kondisi lingkungan dapat tetap relevan dan optimal untuk menciptakan rangkaian kegiatan (value chain) untuk mencapai tujuan organisasi.
j.manajemen risiko, merupakan upaya identifikasi, penilaian, dan penentuan prioritas risiko yang diikuti oleh penerapan sumber daya yang terkoordinasi dan ekonomis untuk meminimalisasi, memantau, dan mengendalikan probabilitas atau dampak kejadian yang tidak menguntungkan; dan
k.teknologi informasi dan komunikasi, merupakan identifikasi pembangunan, pengembangan, implementasi, serta adopsi teknologi informasi dan komunikasi pada organisasi dalam membantu pelaksanaan tugas.