Polisi Gerebek Kampung Ambon Jakarta Barat, Sita Sabu dan Airsoft Gun
13 October 2026 · Justisio Editorial Team
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali melakukan penggerebekan di Kampung Ambon, Jakarta Barat, pada Selasa (13/10/2026). Dalam operasi tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu, airsoft gun, dan senjata tajam.
Penggerebekan tersebut melibatkan sebanyak 160 personel. Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Bismo Teguh Prakoso, membenarkan bahwa sasaran operasi adalah Kampung Permata atau sarang narkoba Kampung Ambon Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu seberat 20,66 gram, 16 buah cangklong, 2 buah airsoft gun, dan 12 buah senjata tajam.
Selain itu, polisi juga menyita 13 buah timbangan digital, satu karung plastik klip kosong, 500 pieces korek api, 4 buku catatan hasil jualan, 36 buah alat isap sabu (bong), dan 8 sendok sabu. Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kombes Bismo Teguh Prakoso menyampaikan bahwa penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Jakarta Barat. Sebelumnya, pada Jumat (9/10/2026), aparat gabungan juga melakukan penggerebekan serupa di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Daan Mogot, Jakarta Barat. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 24 orang, terdiri dari 8 orang dari Kampung Boncos dan 16 orang dari Kampung Ambon.
Saat ini, barang bukti dari penggerebekan terbaru masih dalam tahap penyelidikan di Mapolda Metro Jaya. Belum ada informasi mengenai penetapan tersangka dari operasi kali ini. Sementara itu, 24 orang yang diamankan pada penggerebekan sebelumnya juga masih dalam proses penyelidikan untuk menentukan status mereka, apakah sebagai pengguna atau bandar.
Kampung Ambon dikenal sebagai salah satu lokasi rawan peredaran narkoba di Jakarta Barat. Pada penggerebekan sebelumnya, polisi juga menyita barang bukti berupa narkoba jenis ganja dan sabu, serta senjata tajam seperti panah, tombak, dan busur. Selain itu, ditemukan pula etomidate dan timbangan digital.
Kombes Bismo Teguh Prakoso belum dapat memastikan apakah para pelaku dari penggerebekan sebelumnya termasuk pengguna atau bandar. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba di lokasi tersebut. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
Berita Lainnya
- KPK Sita Mobil Mewah dari Orang Kepercayaan Nusron Wahid dalam Kasus Suap HGB
- KPK Sita Rp1,4 Miliar dan Emas Batangan dalam OTT di BNPB
- KPK Tangkap 14 Orang di OTT BNPB, Termasuk Sestama Rustian
- Polda Jatim Tingkatkan Penanganan Kasus Dugaan Penipuan Arisan Meow ke Penyidikan
- Kasus Penganiayaan Koordinator BEM UI Naik ke Tahap Penyidikan