KPK OTT Bupati Klaten dan Kepala BPK Jateng, 20 Orang Diamankan
15 October 2026 · Justisio Editorial Team
Photo by Prabarisma Dewantara on Unsplash
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan Jakarta pada Kamis, 15 Oktober 2026. Dalam operasi ini, KPK mengamankan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama 19 orang lainnya, termasuk Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim KPK mendatangi rumah dinas Bupati Klaten sekitar pukul 07.00 WIB. Sekitar pukul 08.00 WIB, Hamenang terlihat dibawa menggunakan mobil menuju Mapolresta Klaten. Total 20 orang diamankan dalam operasi ini, dengan rincian 19 orang ditangkap di wilayah Klaten dan satu orang lainnya diamankan di Jakarta. KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai yang berdasarkan perhitungan sementara mencapai sekitar Rp1 miliar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa pihak-pihak yang diamankan terdiri dari penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten, ASN BPK, dan pihak swasta. "Jadi pihak-pihak dari ASN BPK ada dua orang. Benar, salah satunya adalah Kepala Perwakilan Jawa Tengah," kata Budi. Ketua KPK Setyo Budiyanto juga membenarkan operasi ini dan menyatakan bahwa KPK mengamankan penyelenggara negara, ASN Pemkab Klaten, dan pihak-pihak swasta.
Saat ini, para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. Mereka yang ditangkap di Klaten sedang menjalani permintaan keterangan secara intensif di Polres Klaten, sedangkan yang diamankan di Jakarta diperiksa di Gedung Merah Putih KPK. Budi Prasetyo menjelaskan bahwa perkara ini masih dalam tahap penyelidikan. "Saat ini pemeriksaan atau permintaan keterangan masih di tahap penyelidikan. Kita sama-sama tunggu prosesnya karena malam ini dijadwalkan untuk gelar perkara," ujarnya. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status hukum para pihak yang terjaring OTT.
Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, terdapat dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan pengondisian audit. Hamenang Wajar Ismoyo, yang lahir di Klaten pada 26 November 1988, sebelumnya menjabat sebagai anggota legislatif dan aktif di berbagai organisasi, termasuk sebagai Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Klaten periode 2020–2025.
KPK masih mendalami informasi dan keterangan dari sejumlah pihak yang diamankan. Budi Prasetyo menyatakan bahwa tim akan terus melakukan pendalaman dalam permintaan keterangan awal. Malam ini dijadwalkan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya. Publik menanti pengumuman resmi KPK mengenai status para tersangka dalam waktu 1x24 jam setelah OTT.
Berita Lainnya
- Kejagung Tetapkan Dirut PT CNI Tersangka Baru Kasus Korupsi Nikel
- KPK Tetapkan 5 Tersangka OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Jadi Salah Satunya
- MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
- Polisi Tetapkan 9 Tersangka TPPO Kasus ABK KM Maulana 23, 7 Orang Ditahan
- Kepala BNPB Berjanji Bersih-Bersih Internal dan Tak Intervensi Kasus KPK