Pidana

Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Kecelakaan Minibus di Tol Madiun

19 October 2026 · Justisio Editorial Team

Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Kecelakaan Minibus di Tol Madiun

Photo by Fundi Abidin on Unsplash

Sebuah minibus yang mengangkut rombongan suporter PSS Sleman mengalami kecelakaan di ruas Tol Ngawi-Kertosono, wilayah Madiun, pada Minggu (18/10). Minibus tersebut menabrak sebuah truk bermuatan kayu di KM 616+200 jalur A, tepatnya di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Akibat kejadian itu, empat orang dinyatakan meninggal dunia. Rombongan dalam perjalanan menuju Stadion Gelora Bator (GBT) Surabaya untuk menyaksikan pertandingan antara PSS Sleman dan Persebaya.

Menurut Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Brian Arya Leviantana, minibus menabrak bagian belakang samping truk yang melaju di depannya. Satu korban meninggal di lokasi, sementara tiga lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Semua korban serta luka-luka dievakuasi ke RSUD Caruban. Saksi Dimas Raditya Prakoso, penumpang selamat, mengaku tertidur dan terbangun saat mobil sudah hancur. Dimas mengatakan minibus yang ia tumpangi adalah kendaraan ketiga dari total empat armada milik satu perusahaan otobus yang berangkat beriringan. Rombongan berangkat dari Sleman pada jam 06.00 WIB dengan kumpul jam 04.00 WIB. Satu minibus berisi 15 orang termasuk sopir.

Pengemudi minibus tersebut bernama Imanuel Kristoper Bayu (23), warga Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sleman. Polisi mulai memeriksa pengemudi pada Senin (19/10/2026) setelah kondisi membaik. Pemeriksaan dilakukan di Satlantas Polres Madiun. Pengemudi saat ini berstatus saksi. Polisi masih mengumpulkan barang bukti dan pemeriksaan saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Polisi belum menyimpulkan apakah pengemudi terpengaruh alkohol karena masih dalam proses.

Kasat Lantas Polres Madiun mengatakan bahwa seluruh jenazah telah diidentifikasi di RSUD Caruban. Empat korban yakni Fakri Maulana Al Zaki (21) dan Iyan Fathur Ar Rizaq (15), warga Kecamatan Mlati, Sleman, serta Rio yang juga berasal dari Sleman. Keluarga menunggu di RSUD Caruban menunggu kedatangan keluarga yang akan menjemput.

Kecelakaan terjadi saat rombongan dalam perjalan menuju pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dan Persebaya. Para penumpang tidak saling mengenal karena menggunakan jasa travel. Minibus merupakan bagian dari rombongan suporter yang berangkat bersama. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan namun proses penggalian informasi awal terkendala.

Selanjutnya, seluruh jenazah masih menunggu kedatangan keluarga yang akan menjemput. Polisi akan melanjutkan pemeriksaan setelah kondisi korban stabil untuk dimintai keterangan.

Berita Lainnya