Toko Emas di Jember Dirampok, Ibu dan Anak Dibacok Kritis
23 October 2026 · Justisio Editorial Team
Photo by Brooks Leibee on Unsplash
Aksi perampokan bersenjata tajam terjadi di Toko Emas Murni yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, Jember, Jawa Timur, pada Kamis (22/10) pagi. Dua orang pelaku membacok pemilik toko yang merupakan ibu dan anak hingga keduanya mengalami luka kritis.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pelaku masuk ke dalam toko dengan mengenakan penutup wajah. Mereka langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. Seorang saksi mata bernama Tejo menyatakan bahwa satu korban berada di dekat pintu masuk, sementara korban lainnya diserang di bagian dalam toko. "Di dalam ada dua orang yang dibacok, yang satunya di depan pintu dan satunya masuk ke dalam," ujar Tejo.
Akibat serangan tersebut, korban anak mengalami luka bacok di bagian tangan, sedangkan korban ibu menderita luka bacok di kepala. Selain melukai kedua korban, para pelaku diduga membawa kabur satu tas milik korban yang berisi valuta asing (valas). Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki apakah ada barang lain yang hilang akibat peristiwa tersebut.
Kanit Pidum Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetyo, menyampaikan bahwa kondisi kedua korban masih kritis. "Pihak korban ini sementara masih kritis, sehingga kami belum bisa memastikan apakah ada barang-barang yang dilakukan pencurian. Sementara untuk tindak pidana penganiayaannya sudah jelas," kata Andry. Ia juga menambahkan bahwa penyelidikan terkait dugaan pencurian masih membutuhkan keterangan dari korban.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap kedua pelaku. Andry menyatakan, "Untuk pencuriannya kami masih membutuhkan keterangan dari korban, sementara teman-teman seluruhnya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu 1x24 jam pelaku bisa diamankan dan ditemukan." Identitas para pelaku masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
Perampokan disertai kekerasan ini terjadi di pagi hari saat toko mulai beroperasi. Berdasarkan keterangan saksi, aksi berlangsung cepat dan para pelaku langsung melarikan diri setelah membawa tas berisi valas. Polres Jember terus berupaya mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
Ke depannya, kepolisian menargetkan para pelaku dapat ditangkap dalam waktu 1x24 jam. Proses hukum akan berjalan seiring dengan pemulihan kondisi korban yang saat ini masih dalam perawatan intensif. Polisi juga akan memeriksa lebih lanjut barang bukti dan rekaman jika tersedia untuk mengungkap identitas pelaku.
Berita Lainnya
- Pria Berkostum Iron Man Lerai Cekcok Sopir Taksi di Kelapa Gading
- Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung, Ditangkap di Bekasi
- KPK Tahan 7 Tersangka Korupsi Proyek Jalan BBPJN Sumut
- Pelapor PBB Kritik Board of Peace, Minta Indonesia Patuhi Hukum Internasional
- Polisi Periksa 18 Saksi untuk Selidiki Kebakaran KMP Batumandi