Mobil di Showroom Cibubur Diduga Kena Peluru Nyasar, Polisi Selidiki
27 October 2026 · Justisio Editorial Team
Photo by David Kristianto on Unsplash
Sebuah insiden dugaan peluru nyasar terjadi di sebuah showroom mobil di Jalan Jambore, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Minggu (25/10) malam. Peristiwa itu mengakibatkan satu unit mobil yang terparkir di showroom tersebut mengalami kerusakan pada bagian kap depan. Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur saat ini masih menyelidiki temuan proyektil yang diamankan di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut bermula pada pukul 19.19 WIB ketika seorang saksi yang merupakan karyawan showroom bersama rekannya tiba-tiba mendengar suara seperti batu yang mengenai mobil. Saksi kemudian bertanya kepada rekannya, 'Dengar ndak kamu suara klotak', dan dijawab oleh rekannya, 'dengar Mas'. Merasa curiga, kedua saksi kemudian saling pandang dan memutuskan untuk mengecek sekeliling area showroom.
Saat melakukan pengecekan, kedua saksi mendapati kondisi mobil berwarna biru tersebut sudah mengalami kerusakan. Bagian kap depan mobil Ford Ecosport bernomor polisi B-1368-PVM itu penyok sedikit, seperti terbentur benda keras. Kedua saksi kemudian mencari lebih lanjut dan menemukan sebuah proyektil di depan mobil dengan jarak sekitar 50 cm dari mobil tersebut. Temuan ini kemudian dilaporkan kepada pemilik showroom dan diteruskan ke Polsek Ciracas.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, menyampaikan keterangan terkait insiden ini pada Senin (26/10). Made menjelaskan bahwa proyektil yang ditemukan mengenai bagian kap depan mobil. Ia juga mengungkapkan bahwa kedua saksi yang merupakan karyawan showroom tersebut telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. "Proyektil mengenai bagian kap mobil bagian depan mobil Ford Ecosport nopol B-1368-PVM," kata Made dalam keterangannya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa dugaan peluru nyasar tersebut. Pihak kepolisian telah melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Barang bukti yang diamankan berupa satu buah proyektil masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. "Barang bukti yang diamankan satu buah proyektil, masih kami selidiki," pungkas Made.
Insiden dugaan peluru nyasar ini menambah daftar kasus serupa yang pernah terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi di Bekasi, di mana seorang bocah berusia 9 tahun terkena peluru nyasar. Kasus-kasus seperti ini seringkali menimbulkan kekhawatiran di masyarakat terkait keamanan dan keselamatan publik.
Selanjutnya, pihak kepolisian masih akan terus mendalami asal-usul proyektil yang ditemukan di lokasi kejadian. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bukti dan saksi-saksi yang ada. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan penyelidikan kasus ini dari pihak kepolisian.
Berita Lainnya
- WN Taiwan Tersangka Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Tiba di Bareskrim
- Suporter Bola ARK Tewas Dibacok, Tersangka MR Ditangkap Polisi
- Buron Penembakan Karyawan Freeport di Mimika Ditangkap Satgas Damai Cartenz
- Prabowo Minta Kajian Mendalam Usulan Luhut soal Definisi Korupsi
- Yusril Dorong Under Invoicing dan Pencurian Ikan Masuk Definisi Korupsi